Yang Terdalam(part 1)
Saat ini kamu telah terlepas dari ku, bagiku semua yang telah ku jalani denganmu merupakan sebuah keajaiban yang sejenak berlabuh di kerangkaku. Begitu banyak yang dapat ku petik darimu, sebuah kepercayaan yang telah ku hancurkan dan kurusak membuat hari – hari ku selalu dihantui rasa bersalah yang mendalam. Sepatah maaf hingga kini belum terlontarkan dari bibir manismu. Begitu banyak yang datang ingin menggantikanmu, tapi bagiku mereka hanya selir hati yang tak tau apa yang ku mau.
Saat ini kamu telah terlepas dari ku, bagiku semua yang telah ku jalani denganmu merupakan sebuah keajaiban yang sejenak berlabuh di kerangkaku. Begitu banyak yang dapat ku petik darimu, sebuah kepercayaan yang telah ku hancurkan dan kurusak membuat hari – hari ku selalu dihantui rasa bersalah yang mendalam. Sepatah maaf hingga kini belum terlontarkan dari bibir manismu. Begitu banyak yang datang ingin menggantikanmu, tapi bagiku mereka hanya selir hati yang tak tau apa yang ku mau.
Dua tahun berlalu....
Aku beranjak menyadari apa yang telah
terjadi, ku temukan sebuah cela kebahagiaan yang dulu pernah hilang.”aku akan
menemanimu”kata yang selalu ku dengar dari bibir seorang yang bertubuh tinggi,
berambut jabrik dan berkulit sawo matang. “eemmm...??” itulah kata yang selalu
jadi jurus andalan ku. Kata simpel dan dapat bermakna banyak. Teman ku yang
memperkenal kannya pada ku, semua berjalan mulus tanpa ada hal yang aneh
darinya.
Hingga di suatu hari perubahan
drastis terjadi padanya. Aku menjadi korbannya. “maaf... jika memang kamu
membenciku tidak apa-apa”kata terakhir itu yang ku dengar. Dengan bahasa super
duper kasar “xxxxxxxxxxxx” menjadi jawaban dari ku. Aku mencoba mencari dan
mencari lagi. Hingga akupun menemukan lagi. Harapan besar ku tujukan padanya
Tapi apa yang terjadi???
Tunggu kelanjutannya ya.....
TO BE CONTINUE
Tidak ada komentar:
Posting Komentar